Twitter akan menerapkan model berbayar pada layanannya di Jepang. Pengguna premium bisa menarik bayaran kepada pengguna lainnya yang ingin membaca pesan-pesan tweet, dan akses ke link gambar atau video yang di upload nya. Hal ini tersebut diungkapkan oleh DG Mobile, anak perusahaan Digital Garage yang menjadi mitra Twitter di Jepang, dalam konferensi Mobidec 2009 belum lama ini.

Penerapan model berbayar itu akan dimulai Januari tahun depan. Rencananya, pengguna premium bisa mengatur agar pesan-pesan ringan tetap bisa bebas diakses siapapun, namun tidak untuk pesan-pesan penting, seperti yang dilengkapi link alamat web eksternal, gambar, atau video ekslusif.

Tarif yang akan dikenakan bervariasi, antara 100-1000 Yen. Twitter akan mengambil bagi hasil atas transaksi berbayar ini sebesar 30%. Selama ini, layanan Twitter versi Jepang memang yang paling menjanjikan pemasukan cepat bagi situs microblogging tersebut. Khusus layanannya di Jepang, didesain sedikit berbeda dari pada versi global, dan telah menjual halaman iklan dan banner dengan tarif anatar 5500-33000 dollar AS.

info : http://www.media.asia.com